Sahabat tabloidwirausaha.net, seperti kita ketahui tanaman jahe seperti jahe merah merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan

Salah satunya seperti untuk mengobati encok dan rematik, menurunkan demam,meningkatkan kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi manfaat jahe yang lain yang sangat di perlukan tubuh

Maka tak heran jika budidaya jahe merah kian berkembang dan banyak di minati oleh masyarakat kita, karena segudang manfaat tersebut, dan tentunya berimbas pada nilai ekonomis yang tinggi juga

Karena saat ini harga jahe di pasaran berkisar Rp.10.000 s/d Rp.15000 , merupakan salah satu peluang bisnis budidaya yang sangat menguntungkan tentunya untuk kita tekuni

Nah, untuk itu pada kesempatan kali ini saya akan berbagi step by step cara sukses budidaya jahe merah dari mulai cara menanam jahe merah, pemilihan bibit jahe merah dan cara budidaya jahe yang baik semua akan kita ulas di artikel ini

So !! baca terus sampai akhir ya

Cara Menanam Jahe Merah

Budidaya jahe merah
Gambar Jahe Merah Via : Pixabay.com


1. Menyiapkan Media Tanam

Yupz apapun budidaya tanaman yang akan kita tanam, tentu menyiapkan media tanam dengan baik adalah hal utama yang harus benar benar kita perhatikan, karena jika kita salah dalah hal ini, maka kemungkinan besar kita akan gagal memetik hasilnya

Nah dalam hal ini, cara menanam jahe merah yang akan saya contohkan ini adalah budidaya jahe dalam karung atau menggunakan polybag karena terbukti lebih simple dan tidak memerlukan lahan yang cukup luas

Karena sahabat bisa memanfaatkan lahan di sekitar rumah sahabat 

Ok langsung aja ya, media tanam yang harus kita siapkan adalah polybag atau karung bekas dengan ukuran minimal 40 x50 cm atau 60 cm x 60 cm, ataupun sahabat bisa menggunakan karung bekas beras atau yang lainnya

Nah setelah karung atau polybag sudah siap saatnya kita isi dengan tanah, pupuk organik atau kandang dan pasir dengan perbandingan 2:1:1

Caranya : Campur dan aduk merata ketiga kompnonen tersebut kemudian tutup dengan plastik, kemudian aduk adauk kembali setiap hari selama kurang lebih 7 hari, barulah media tanam siap untuk kita gunakan

Berberapa hal yang harus sahabat perhatikan dalam menyiapkan media tanam jahe ini

Tanah

Tanah yang di gunakan haruslah tanah yang gembur dan subur, dalam artian tanah yang memiliki komposisi antara tanah liat, debu dan pasir seimbang serta banyak mengandung unsur unsur hara yang di perlukan oleh tanaman

Pasir

Pasir ini sangat kita butuhkan jika tanah yang kita gunakan banyak mengandung unsur liat yang sangat tinggi, untuk membuat tanah lebih subur, namun dalam hal ini pasir yang di gunakan merupakan pasir ladu atau pasri lumpur yang banyak mengandung bahan mineral endapan

Pupuk organaik atau kandung

Kalau yang ini saya yakin sahabat udah pada tahu donk, karena setiap tanaman tentunya membutuhkan pupuk organik atau kandang agar mereka dapat tumbuh dengna subur dan tidak kekurangan nutrisi yang tidak mereka dapatkan dari unsur hari di dalam tanah

2. Pemilihan Bibit Jahe Merah

Selanjutnya dalam pemilihan bibit jahet merah ada 2 cara yang bisa sobat lakukan yakni dengan melakukan pembibitan sendiri, atau kalau tidak mau repot sahabat bisa membeli bibit jahe dari toko toko terdekat

Namun untuk usaha jangka panjang, kita tetap harus melakukan pembibitian sendiri, berikut ciri ciri jahe yang bagus sebagai bibit :

  • Berasalah dari jahe yang sudah berumur tua kurang lebih 10 bulan s/d 1 tahun
  • Kulit rimpang jahe tidak lecet ataupun memar akibat bekas galian
  • Tidak di simpan terlalu lama
  • RImpang jahe sudah memasuki masa dormansi ( 1 s/d 2 bulan )
  • Rimpang jahe yang akan di jadikan bibit sebaiknya di potong potong dengan menyisakan 2 s/d 3 bakal mata tunas dengan bobot sebesar 20 s/d 40 gram untuk jahe merah
Pengecambahan :

Sebelum pengecambahan sebaiknya bibit kita rendam dulu dengan air atau jika perlu menggunakan larutan fungisida untuk menghindari serangan jamur pada bibit jahe

Selanjutnya barulah kita lakukan penyemaian bibit jahe tesebut

3. Penanaman Jahe

Setelah semua tahapan di atas sudah kita siapkan dengan baik maka barulah kita kita siap untuk melakukan penanaman jahe

Dimana untuk penanaman ini sebenarnya sangatlah simple jika cara cara di atas sudah kita siapkan dengan baik

Berikut langkah langkan penanam jahe

  • Masukkan 2 s/d 3 titik bibit kedalam media tanam yang sudah kita siapkan tadi
  • Bila sudah menginjak usia 2 s/d 3 bulan dan bibit sudah mulai terlihat tumbuh, lakukan penambahan kembali tanah yang sudah di campur aduk dengang pasri dan pupuk tersebut ( lakukan hingga jahe memasuki usai 8 bulan )
  • Lakuka penyiraman cukup satu kali sehari, namun jika dalam kondisi yang sangat panas dan kering kita bisa melakukan penyiraman 3 kali sehari
Demikianlah, jika cara tersebut sudah kita lakukan, kita tinggal menunggu masa panen jahe sekitar 8 s/d 10 bulan

Jika cara di atas sobat lakukan dengan benar, dalam satu karung jahe kita mampu memanen hingga 10 kg jahe

Wow sungguh peluang yang baik untuk menjadi seorang wirausaha

4. Harga Jahe Merah

Nah sekedar imformasi buat sahabat, harga jahe merah di pasaran berkisah Rp.10000 s/d 15.000 , jadi jikan dalam setiap karung bisa menghasilkan 10 kg, jika sahbat menanam 10 kurang berarti 10 kg x 10 kg = 100 kg

Kita anggap aja harga pasaran Rp.10.000 berarti 10.000 x 100 = Rp.1000.000

Gimana, lumayan kan? itu jika sahabat hanya menanam dalam 10 karung, jika sahabat menanam dalam 50 karung atau 100 karung?

Tinggal sahabat hitung sendiri keuntungannya !!

Yang jelas usaha budidaya jahe merah ini sangatlah potensial dan sangat menggiurkan keuntungannya jika kita kelola dengan sungguh sungguh dan bisa menjadi alternatif kita untuk mencarai penghasilan 

Demikianlah cara sukses budidaya jahe merah, tanaman berkhasiat yang bisa membuat petani menjad jutawan

Semoga bermanfaat untuk kita semua, baca juga : 13 Peluang Usaha Jasa Yang Menguntungkan Dan Di Butuhkan Masyarakat